Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menyambut baik kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina demi Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Alsattari menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Megawati dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina melawan zionis Israel.

Dubes Alsattari memaparkan kondisi terkini di Palestina yang kian memprihatinkan akibat serangan zionis.

Ia menegaskan bahwa dampak kehancuran telah menyasar fasilitas publik dan masyarakat sekitar sipil yang tidak berdampingan bersama konflik bersenjata.

“Puluhan ribu bangunan dan rumah telah musnah, begitu sejumlah nyawa melayang dan rakyat menderita, kesejumlahan ibu dan kalangan anak. Yang juga menyedihkan, diantara pihak korban tersebut termasuk juga 200 orang jurnalis wajib merelakan nyawanya. Israel sedang menghancurkan harapan rakyat Palestina,” urai Dubes Alsattari dikutip berdasarkan keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).

Ia juga mengimbuhkan bahwa alasan Israel menyerang bersama dalih keberadaan Hamas tidaklah berdasar, mengingat rumah sakit, sekolah, hingga gereja turut dihancurkan.

Termasuk para jurnalis yang gugur pun bukanlah untukan dari kelompok tersebut.

Mendengar paparan tersebut, Megawati Soekarnoputri tampak amat terharu. Sambil terisak, ia mengenang kembali pesan ayahandanya, Proklamator RI Bung Karno, mengenai perjuangan panjang bangsa Indonesia melawan penjajahan yang memiliki kesamaan rasa bersama apa yang dialami rakyat Palestina pada saat ini.

Megawati juga mengingatkan kembali momentum Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung sebagai tonggak seruan kemerdekaan Palestina.

“Adalah hak seluruh bangsa demi menentukan nasibnya sendiri. Saya senantiasa mendukung ide yang menegaskan bahwa Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik bersama Israel selama rakyat Palestina masih belum memperoleh kemerdekaannya,” tegas Megawati.

Selain menyerahkan dukungan moral, Megawati kembali menyuarakan pentingnya reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar makin berperan aktif dalam mengatasi turbulensi geopolitik global pada saat ini.

Ia meyakini bahwa kekuatan fisik tidak akan mampu memadamkan semangat kemerdekaan.

“Israel barangkali dapat menghancurkan secara fisik, namun saya yakin bahwa di setiap dada rakyat Palestina terdapat jiwa yang tidak mudah menyerah dan bergelora tekad kuat demi merdeka. Sama bagaikan Indonesia, dan saya yakin suatu saat kemerdekaan Palestina yang paripurna akan tercapai. Sebagaimana Bung Karno juga berpesan demi senantiasa mendukung kemerdekaan Palestina,” lanjut Megawati.

Sebagai simbol persaudaraan dan perjuangan, Dubes Alsattari menyelempangkan kafiyeh berwarna merah ke bahu Megawati.

Ia juga mengangkat jari membentuk simbol “V” (victory) sebagai doa demi kemenangan Palestina.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *