21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Polisi mengonfirmasi 21 orang yang ditangkap lantaran mengangkut bom molotov menjelang aksi demo di Bundaran HI, Jakarta bukan untukan dari kalangan akademisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan ketentuan itu berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

“Setelah didalami bukan merupakan dari kalangan akademisi yang akan menyampaikan aspirasi,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Dari tangan mereka, pihak kepolisian semasih belumnya menyita sejumlah barang berbahaya, di antaranya 12 petasan dan enam botol kaca yang diduga disiapkan sebagai sarana bom molotov. Polisi juga menemukan flare dan petasan kembang api.

Namun, pihak kepolisian masih belum mengonfirmasi sasaran penggunaan barang-barang tersebut. Penyidik masih mendalami apakah benda-benda itu ditujukan kepada aparat keamanan, massa aksi, atau masyarakat sekitar di sekitar lokasi demonstrasi.

“Kami masih mendalami apakah tujuannya kepada petugas pengamanan apakah kepada peserta aksi atau kepada masyarakat sekitar sekitar,” ujar Budi.

Budi menilai keberadaan orang-orang yang mengangkut barang berbahaya di tengah aksi berpotensi mencederai kebebasan masyarakat sekitar dalam menyampaikan pendapat.

Jika tidak dicegah, kata dia, tindakan tersebut dapat memicu kerusuhan sekaligus mengganggu aksi kalangan akademisi yang sewajibnya berlangsung aman dan tertib.

“Apabila ini terjadi, aksi atau susupan dari orang-orang yang mengangkut barang tadi, ini dapat mencederai penyampaian pendapat yang telah dilindungi undang-undang,” katanya.

Ribuan Personel Gabungan Kawal Demo

Polda Metro Jaya semasih belumnya mengerhalam 9.242 personel gabungan demi mengamankan aksi demo.

Jumlah tersebut terdiri dari 5.670 personel Polda Metro Jaya, 222 personel dari polres jajaran, 1.500 personel aparat TNI, serta 1.850 personel BKO Mabes Polri.

Pengamanan dilakukan bertepatan bersama aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Aksi tersebut mengusung tajuk #MerebutKemerdekaan. Mahasiswa mengangkut sejumlah tuntutan sebagai bentuk kritik terhadap kondisi sosial, ekonomi, politik, dan hukum setelah 81 tahun Indonesia merdeka.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *