Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kegaduhan yang kerap terjadi setiap berakhir pemilihan umum. Padahal, menurutnya, bangsa tetap wajib bersatu terlepas dari menang atau kalah dalam kontestasi politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan para akademisi saat menyerahkan sambutan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).

Prabowo bercerita mengenai kekalahannya dalam empat kali pemilihan umum. Kendati kerap kalah, Prabowo menegaskan dirinya tidak sempat mengganggu pemimpin terpilih yang memperoleh mandat dari rakyat.

“Saya senantiasa berusaha bersama persuasi. Saya sebagai pemimpin politik, saya dipilih secara demokratis. Saya maju ke rakyat lima kali minta mandat. Empat kali tidak diberi mandat, empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat,” kata Prabowo.

Prabowo memahami bahwa kekalahan dapat menimbulkan rasa sedih. Namun, ia menegaskan persatuan bangsa wajib tetap menjadi prioritas utama.

Prabowo lalu menyoroti kegaduhan yang kerap terjadi setelah pemilihan. Menurutnya, Indonesia sewajibnya fokus mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Jadi kedaulatan rakyat wujudnya merupakan demokrasi, demokrasi wujudnya merupakan pemilihan. Kita mengerti, kita barangkali tidak puas tapi alternatifnya apa? Apakah kita mau gaduh?” kata Prabowo.

“Habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut, yang kalah ribut. Kapan kita mau menuju kesejahteraan demi rakyat kita?” sambung Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa kewajiban sebagai anak bangsa merupakan mengabdikan diri kepada rakyat, terutama mereka yang miskin dan teramat lemah.

“Bukankah itu?” kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan apabila ada pihak yang memiliki pandangan berbeda.

“Silakan bila ada yang berpendapat lain hak. Saya katakan kita berbeda. Kalau ada yang berpendapat bahwa gaduh, ribut, bakar-bakar, anarki, kebencian, permusuhan, maki-memaki itu produktif sementara negara lain menuju kesejahteraan, menuju terobosan, menuju kekayaan,” kata Prabowo.

Beri Taklimat

Presiden Prabowo menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat sore.

Sesejumlah 2.600 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas rektor, dekan, dan dosen dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) serta Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia.

Prabowo dijadwalkan menyerahkan taklimat dalam acara bertema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia” tersebut.

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak mendampingi kedatangan Kepala Negara di JICC.

Prabowo lalu menyapa dan menyalami sejumlah aparatur negara kementerian Kabinet Merah Putih yang hadir. Lagu Maju Tak Gentar mengiringi kedatangan Presiden.

Acara diawali bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan bersama pembacaan doa, serta laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *