Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Aparat keamanan Jerman mengungkap dugaan keterkaitan tersangka tabrak massal di Berlin bersama jaringan teroris.

Insiden yang terjadi saat perayaan Pride tersebut menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 17 lainnya.

Polisi menegaskan tersangka telah sukses diidentifikasi, namun hingga kini masih belum ditangkap.

Pencarian besar-besaran masih dilakukan di seluruh wilayah ibu kota Jerman setelah tersangka meninggalkan kendaraan di lokasi kejadian.

“Pelaku telah diidentifikasi, namun masih belum diamankan, dan diduga memiliki hubungan bersama jaringan islamis,” ujar juru bicara kepihak kepolisianan dikutip dari AFP.

Insiden tragis ini terjadi di dekat taman Tiergarten, saat acara yang sewajibnya menjadi perayaan kebebasan dan toleransi berubah menjadi kepanikan.

Layanan darurat langsung dikerahkan demi mengevakuasi dan merawat para pihak korban di lokasi.

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengecam keras serangan tersebut dan berjanji akan menindak tegas tersangka.

Ia menyebut kejadian itu sebagai tindakan mengerikan yang menyerang nilai-nilai demokrasi.

“Kami akan menjalankan segala cara demi mengungkap dan menghukum tersangka dari tindakan keji ini,” tegas Merz dalam pernyataan resminya.

Wali Kota Berlin Kai Wegner juga menyampaikan bahwa insiden tersebut merupakan serangan brutal terhadap kebebasan kota.

Ia menyesalkan acara yang mengusung pesan damai wajib berakhir bersama kekerasan.

Penyelenggara acara dalam waktu dekat menghentikan kegiatan dan mengimbau peserta meninggalkan area demi keamanan.

Polisi juga meningkatkan pengamanan dan mengimbau masyarakat sekitar menghindari area sekitar lokasi kejadian.

Beberapa pihak korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hingga kini, motif tentu serangan masih dalam penyelidikan aparat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *