Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Tiga tersangka penyerangan terhadap anggota pihak kepolisian saat operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah ditangkap. Ketiganya diduga menyerang petugas memakai senjata tajam jenis parang.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menyebutkan tiga terduga tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial S, N, dan R.

“Ada tiga terduga tersangka yang telah kita amankan,” kata Dodik kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Menurut Dodik, ketiganya diduga terlibat langsung dalam penyerangan terhadap anggota kepihak kepolisianan yang sedang menjalankan operasi penindakan narkotika.

“Ada yang menyerang bersama parang dan turut serta,” ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami peran masing-masing orang yang telah diamankan.

Ketiga terduga tersangka ditangkap di sekitar Kecamatan Katingan Tengah. Sementara itu, target utama operasi, bandar narkotika berinisial BIO, hingga kini masih dalam pengejaran.

Tiga Polisi Tewas

Peristiwa berdarah itu terjadi saat pihak kepolisian menggelar operasi pemberantasan narkotika sejak Rabu (1/7/2026) malam hingga Kamis (2/7/2026) dini hari. Operasi dilakukan setelah pihak kepolisian menyambut baik informasi adanya dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Hasil penyelidikan mengarah kepada BIO, residivis kasus narkotika. Sesejumlah 12 personel lalu diterjunkan dan diuntuk ke dalam dua tim demi menjalankan penindakan.

Namun, situasi berubah setelah target sukses diamankan. Sejumlah orang yang berada di lokasi bersama masyarakat sekitar sekitar menjalankan perlawanan terhadap petugas.

Insiden tersebut berujung tragis. Tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas.
Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia di lokasi akibat luka senjata tajam. Bripda Nopandri Ramadhana yang sempat dinyatakan hilang ditemukan meninggal dunia di DAS Katingan pada Sabtu (4/7/2026).

Sementara pihak korban ketiga, Aiptu Sumaryanto, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (5/7/2026) setelah tim gabungan menjalankan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *