Dijaga LPSK! Andrie Yunus Belum Bisa Muncul ke Publik

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Aktivis KontraS, Andrie Yunus, kini telah menjalani rawat jalan setelah melewati serangkaian operasi dan fisioterapi pasca-serangan penyiraman air keras.

Namun, meski kondisinya terus membaik, Andrie masih belum dapat kembali beraktivitas normal dan masih berada di bawah perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyebutkan perlindungan tersebut diberikan bukan cuma lantaran aspek keamanan, namun juga mempertimbangkan kondisi medis Andrie yang masih rentan.

“Masih di bawah perlindungan tim dari LPSK. Jadi kenapa lalu masih belum dapat tampil di publik, selain lantaran faktor medisnya. Jadi sejumlah lukanya Andri itu luka-luka terbuka,” kata Dimas di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Dimas, aktivitas di luar ruangan berisiko menimbulkan infeksi pada luka yang masih dalam tahap pemulihan.

“Jadi bila misalnya dia aktivitas normal di luar maksudnya, itu ditakutkan akan ada infeksi. Ya makanya lalu LPSK pada hari semasih belumnya menciptakan perjanjian demi menjalankan perlindungan kepada Andri selama enam bulan lah kurang makin,” ujarnya.

Dimas juga membeberkan kebarangkalian Andrie masih belum dapat hadir langsung apabila kembali dimintai keterangan dalam proses hukum. Opsi pemeriksaan secara daring dinilai makin mebarangkalikan mengingat kondisi fisiknya.

“Kalau di kepihak kepolisianan kami masih belum tahu, tapi bilapun nanti dia diperiksa, opsinya barangkali tidak langsung. Mungkin lewat Zoom atau bersurat gitu. Jadi masih belum dapat secara langsung lantaran memang menyaksikan, mempertimbangkan kondisi fisiknya,” katanya.

Selain luka di untukan tubuh, kondisi mata kanan Andrie juga masih menjadi perhatian serius tim dokter. Hingga kini mata tersebut masih diperban demi menjaga proses pemulihan.

“Masih ditutup rapat, bila kata tim dokternya itu supaya bola matanya itu masih utuh. Jadi yang dijaga supaya dapat ditingkatkan lagi fungsi penglihatannya itu, kondisi bola mata itu masih utuh,” ujar Dimas.

Ia menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan semasih belumnya, terdapat kebocoran akibat air keras pada dinding bola mata. Karena itu dokter berupaya menjaga agar kerusakan tidak meluas hingga ke retina.

Nah, bila dia masuk ke pupil bola mata sampai ke retina, telah tentu diganti bola mata palsu,” katanya.

Untuk mendukung proses pemulihan, dokter bahkan memasang penyangga yang diambil dari tulang lunak kaki Andrie agar gerakan mata dapat diminimalkan.

“Kemarin tim dokter ngasih perban supaya kondisi bola mata itu masih dapat dijaga, sama supaya mata itu enggak gerak-gerak terus,” bebernya.

Sudah Bisa Mandi dan Makan Sendiri

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *