Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa membeberkan adanya penghematan besar-besaran dalam alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan hasil penyisiran tata kelola, anggaran program unggulan tersebut dipangkas atau diefisiensikan hingga Rp70 triliun.

Hal ini disampaikan Saan Mustopa usai pimpinan DPR RI menjalankan audiensi bersama perwakilan massa kalangan akademisi yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Saan menerangkan, bahwa ketentuan mengenai efisiensi anggaran ini didapat setelah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjalankan komunikasi langsung bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, di hadapan para kalangan akademisi dalam audiensi tadi.

“Tadi Pak Dasco komunikasi langsung bersama Kepala MBG, Bu Nanik, dan dalam sisa waktu itu ada penghematan terkait bersama tata kelola MBG ini sekitar 70 triliunan,” ujar Saan dalam konferensi pers.

Menurut Saan, angka fantastis tersebut merupakan hasil dari penyisiran terhadap berbagai program dalam skema Makan Bergizi Gratis yang dinilai tidak efisien.

Pihak DPR menekankan bahwa efisiensi ini dilakukan tanpa mengurangi esensi program, namun makin kepada perbaikan tata kelola agar tepat sasaran.

“Hasil penyisiran terhadap program-program MBG yang tidak efisien dan lain sebagainya,” tambahnya.

Semasih belumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, memaparkan rencana besar terkait anggaran dan transformasi lembaga demi tahun 2027.

Dalam rapat kerja perdana bersama Komisi IX DPR RI, BGN membeberkan pagu indikatif tahun 2027 mencapai Rp270,2 triliun, namun diiringi bersama rencana efisiensi yang ketat melalui refocusing penerima manfaat.

Rapat itu semasih belumnya digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Rapat itu menjadi ajang perkenalan pimpinan baru BGN sekaligus pembahasan teknokrasi anggaran.

Arumsari menyebut, berdasarkan alokasi dari Keaparatur negara kementerianan Keuangan dan Bappenas, anggaran sebesar Rp270.201.499.678.000 diproyeksikan demi menjangkau 81,5 juta penerima manfaat.

Namun jumlah tersebut merupakan pagu anggaran yang disusun ketika BGN era kepemimpinan yang lama yakni Dadan Hindaya Cs. Angka tersebut akan ditata ulang atau refocusing kembali di era kepemimpinan BGN yang baru.

“Namun tadi ketika kami sampaikan bahwa di dalam 2026 ini kan bulan Juni ya. Nah, Juli sampai akhir 2026 kami pun akan terus menjalankan langkah-langkah perbaikan,” kata Arumsari usai rapat.

Arumsari menegaskan, bahwa pihaknya tengah menjalankan langkah-langkah perbaikan agar intervensi gizi makin tepat sasaran.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *