MediaMerdeka.com – Pasar saham global memperlihatkan tren yang bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (5/8). Di bursa Wall Street, Indeks Dow Jones Industrial Average sukses mencetak rekor tertinggi baru, didorong oleh sentimen positif dari Timur Tengah.
Sebaliknya, indeks padat teknologi Nasdaq justru tertekan oleh aksi jual pada saham-saham raksasa bagaikan SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD).
Bagaimana prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini di tengah sentimen global tersebut? Berikut merupakan rangkuman analisis pasar dari BNI Sekuritas.
Wall Street: Dow Jones Cetak Rekor, Nasdaq Terkoreksi
Bursa Amerika Serikat ditutup bervariasi bersama rincian sebagai berikut:
Kenaikan Dow Jones ditopang oleh optimisme pasar terhadap kemajuan perundingan perdamaian di Timur Tengah.
Berdasarkan laporan Reuters, usulan kesepakatan antara Iran dan Oman akan menyerahkan Teheran kewenangan atas kapal-kapal yang melintasi Teluk Persia melalui Selat Hormuz—sebuah langkah yang dinilai sebagai salah satu konsesi terbesar untuk Iran.
Di sisi lain, tekanan pada Nasdaq dipicu oleh rilis laporan keuangan sejumlah emiten teknologi:
SpaceX: Sahamnya anjlok 13,6%. Pada laporan keuangan pertamanya sebagai korporasi publik, perseroan sebenarnya mencatatkan pendapatan yang hampir naik dua kali lipat dan sukses menyempitkan rugi operasional.
AMD: Sahamnya turun 7%, meskipun prospek pendapatan kuartalannya melampaui ekspektasi berkat tingginya permintaan chip Artificial Intelligence (AI).
Pada emiten lain, saham Amgen melonjak 4,6% (penjualan kuartal kedua naik 9%), Eli Lilly menguat 4,9% (revisi naik proyeksi pendapatan tahunan), dan Disney menguat 3,6% (laba kuartal ketiga melampaui ekspektasi).
Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta AS dilaporkan melambat pada bulan Juli, yang menjadi perhatian pasar menjelang rilis data tenaga kerja pihak pemerintah pada Jumat (7/8).
Sementara itu, Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengisyaratkan bahwa kini saatnya bank sentral mengawali menaikkan suku bunga secara bertahap.
Bursa Asia Menguat, Harga Minyak Melemah
Mengekor rekor Wall Street, bursa saham Asia mayoritas mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu. Sentimen terhadap saham-saham teknologi membaik menyusul musim laporan keuangan yang solid.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

