Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – DPP GRIB Jaya angkat bicara merespons rencana pelaporan yang akan dilayangkan putri Ahmad Bahar berinisial F ke Polda Metro Jaya pada Jumat (22/5/2026) esok hari.

F berencana menginformasikan organisasi tersebut beserta pemimpinnya, Rosario de Marshall alias Hercules, atas dugaan penculikan, indikasi penyanderaan, persekusi, penggunaan senjata api, hingga pelecehan martabat wanita yang diduga terjadi pada 17 Mei 2026 di kawasan Cimanggis, Depok.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, justru mempertanyakan kesiapan pihak pelapor dalam hal alat bukti dan saksi.

Ya, biarkan lah kepihak kepolisianan membuktikan, anak ini buktinya apa, saksi dia siapa,” ujar Wilson saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Wilson turut mengungkap bahwa GRIB Jaya telah makin dulu mengambil langkah hukum bersama menciptakan laporan pihak kepolisian terhadap narasi Ahmad Bahar dan keluarga yang dianggap menyesatkan pada Rabu (20/5/2026).

“Ketika telah tersedia kesepakatan damai, kami menyaksikan mereka masih menciptakan narasi-narasi yang tendensius di media sosial, di seluruh platform,” paparnya, menerangkan alasan pelaporan.

Menanggapi kebarangkalian pemanggilan dari Polda Metro Jaya atas laporan putri Ahmad Bahar, Wilson menegaskan GRIB Jaya sama sekali tidak gentar demi menghadirinya.

“Oh, amat siap. Orang pemicunya dari mereka, gimana kami nggak siap?” jawabnya.

Wilson juga membantah narasi yang menempatkan F sebagai pihak korban tunggal dalam peristiwa tersebut, dan menyebut pihak keluarga Hercules pun merasakan tekanan serupa.

“Jangan memutar balikkan bahasa bahwa itu dia pihak korban. Keluarga Hercules juga jadi pihak korban, intimidasi, teror,” tegas Wilson.

Anggota GRIB Jaya sendiri awalnya datang ke Cimanggis, Depok pada 17 Mei 2026 demi menemui Ahmad Bahar di kediamannya.

Mereka ingin mengimbau penjelasan tentang konten yang dinilai menyinggung Hercules terkait perseteruannya bersama tokoh politik senior Amien Rais, sekaligus beredarnya ancaman terhadap orang-orang terdekat Hercules dari nomor F.

Namun lantaran Ahmad Bahar sedang tidak berada di rumah, rombongan mengangkut F ke kantor pusat DPP GRIB Jaya di Jakarta Barat.

F ditahan di markas GRIB Jaya selama kurang makin enam jam, sejak selepas Magrib sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Selama di sana, F mengaku dikelilingi oleh sejumlah pria berbadan besar, hingga akhirnya ia tak kuasa lagi bersuara.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *