MediaMerdeka.com – Keaparatur negara kementerianan Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan anggaran sebesar Rp4,2 triliun demi Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II. Anggaran tersebut dialokasikan demi membiayai 150 ribu peserta, meningkat signifikan dibanding kuota Angkatan I yang berjumlah 100 ribu peserta.
Penambahan kuota dilakukan setelah program angkatan pertama mencatat tingkat penyerapan kerja yang tinggi. Sekitar 30–34 persen peserta langsung memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan masa magang selama enam bulan.
Pemerintah pun memproyeksikan MagangHub sebagai salah satu solusi demi menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan baru perguruan tinggi.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebutkan, selama mengikuti program magang, peserta akan menyambut baik uang saku sebesar Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan yang sepenuhnya ditanggung pihak pemerintah, tanpa membebani korporasi mitra.
“Dari 100 ribu peserta magang itu, setelah enam bulan, 30 persen di antaranya langsung bekerja. Artinya, program ini merupakan jembatan nyata untuk kalangan akademisi yang baru lulus kuliah demi langsung bekerja dan memperoleh penghasilan,” kata Teddy dalam konferensi pers di Gedung Pusat Pasar Kerja, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Berdasarkan evaluasi Kemnaker, tingkat penawaran kerja untuk peserta Angkatan I bahkan mencapai 34 persen sesaat setelah masa magang berakhir.
Pada Angkatan II, pihak pemerintah juga memperluas cakupan peserta agar program semakin inklusif. Selain lulusan baru perguruan tinggi, MagangHub kini juga terbuka untuk kalangan profesional serta penyandang disabilitas.
“Ada tambahan juga. Jadi selain kalangan akademisi yang baru lulus S1, nanti ada juga peserta dari kalangan profesional, lalu saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Teddy.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menerangkan, keputusan menambah kuota menjadi 150 ribu peserta merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto setelah menyambut baik laporan hasil evaluasi Angkatan I.
“Hasil evaluasi angkatan pertama kami paparkan kepada Pak Presiden, dan beliau memutuskan demi menambah kuotanya menjadi 150 ribu. Ini tentu kabar baik untuk adik-adik kita yang baru lulus,” ujar Yassierli.
Jadwal Pendaftaran MagangHub Angkatan II
Pendaftaran peserta MagangHub Angkatan II akan dibuka pada 15–28 Juli 2026. Rekrutmen diuntuk menjadi tiga gelombang bersama kuota masing-masing 50 ribu peserta.
“Kita mengawali pendaftaran peserta pada 15 sampai 28 Juli 2026. Masih ada kesempatan sekitar dua minggu lagi,” kata Yassierli.
Semasih belum pendaftaran peserta dibuka, korporasi mitra diberi kesempatan mendaftarkan lowongan magang melalui platform MagangHub hingga 15 Juli 2026.
Setiap korporasi dapat membuka lowongan magang bersama jumlah maksimal 20 persen dari total pegawai yang dimiliki. Adapun program magang dijadwalkan mengawali berlangsung pada Agustus 2026.
Sebagai informasi, Program Pemagangan Nasional pertama kali diluncurkan pada Oktober 2025 bersama melibatkan makin dari 8.000 korporasi mitra, serta berbagai keaparatur negara kementerianan dan lembaga pihak pemerintah.
Selama mengikuti program, seluruh peserta juga akan memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Iuran perlindungan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh pihak pemerintah.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

