Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Ketegangan geopolitik yang selama sejumlah bulan terakhir memanas akhirnya mengawali mereda. Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai yang menandai berakhirnya konflik yang sempat mengguncang pasar global.

Kabar tersebut langsung disambut positif oleh tersangka pasar. Selain meredakan kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia, perdamaian ini juga membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang selama ini menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak global.

Harga Minyak Dunia Anjlok

Pembukaan kembali Selat Hormuz langsung berdampak pada harga minyak dunia. Setelah selama tiga bulan terakhir bertahan di atas level 100 dolar AS per barel, harga minyak kini merosot ke bawah 90 dolar AS.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun 3,58 dolar AS atau 4,10 persen menjadi 83,75 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS anjlok 4,01 dolar AS atau 4,72 persen ke level 80,87 dolar AS per barel.

Rupiah Ikut Perkasa

Tak cuma pasar komoditas yang merespons positif. Nilai tukar rupiah juga memperlihatkan penguatan signifikan dan menjadi salah satu mata uang bersama performa terbaik di Asia.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyebutkan meredanya konflik menciptakan investor kembali optimistis terhadap aset-aset negara berkembang, termasuk Indonesia. Menurutnya, berkurangnya risiko geopolitik mendorong arus modal kembali masuk ke pasar negara berkembang berakibat menopang penguatan mata uang lokal.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.708 per dolar AS atau menguat 152 poin setara 0,85 persen dibandingkan perdagangan semasih belumnya.

IHSG Terbang Lebih dari 4 Persen

Sentimen positif juga terasa di pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,12 persen pada perdagangan Senin (15/6/2026) ke level 6.254.

Riset RHB Indonesia Sekuritas menyebut meredanya konflik AS-Iran menjadi sentimen positif jangka pendek untuk pasar keuangan global.

Penurunan harga energi berpotensi mengurangi tekanan inflasi berakibat risiko kenaikan suku bunga juga ikut menurun. Kondisi tersebut menjadi katalis positif untuk pasar saham. Meski demikian, RHB mengingatkan risiko geopolitik global masih belum sepenuhnya hilang lantaran fokus kebijakan luar negeri AS dapat bergeser ke kawasan lain.

Dampak Positif demi Ekonomi Indonesia?

Selain pasar keuangan, ekonomi Indonesia secara keseluruhan juga berpotensi memperoleh manfaat dari turunnya harga minyak dunia.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto menilai penurunan harga minyak berpotensi mengurangi beban fiskal pihak pemerintah.

Menurutnya, anggaran demi subsidi dan kompensasi energi dapat ditekan apabila harga minyak bertahan rendah dalam jangka waktu yang cukup lama. Dengan begitu, ruang fiskal pihak pemerintah menjadi makin longgar dan dapat dialihkan demi belanja produktif lainnya yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Risiko Ketidaktentuan Masih Mengintai

Meski begitu, Eko mengingatkan bahwa ketidaktentuan global masih belum sepenuhnya berakhir. Ia menilai AS masih berpotensi mengeluarkan kebijakan ekonomi yang dapat memicu gejolak baru, termasuk kebijakan tarif perdagangan yang makin agresif terhadap negara-negara mitra dagang.

Jika hal tersebut terjadi, sentimen pasar dapat kembali berubah dan berisiko menekan pertumbuhan ekonomi global.

Masyarakat Perlu Wait and See

Dengan berbagai perkembangan tersebut, masyarakat sekitar dan tersangka pasar masih perlu bersikap wait and see.

Perdamaian AS-Iran memang mengangkut angin segar untuk pasar global, namun dinamika geopolitik dan kebijakan ekonomi AS di bawah Presiden Donald Trump masih berpotensi menciptakan kejutan baru yang dapat memengaruhi perekonomian dunia dalam sejumlah bulan mendatang.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *