Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua bekerja sama bersama jajaran aparat TNI AU menjalankan tindakan disposal atau pemusnahan terhadap dua buah granat aktif di Kabupaten Jayapura.

Benda berbahaya tersebut diidentifikasi sebagai granat jenis nanas tipe 97 yang diduga kuat merupakan peninggalan masa Perang Dunia II.

Operasi pemusnahan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko mengingat kondisi fisik granat yang telah amat tidak stabil dan membahayakan keselamatan publik.

Tindakan penghancuran bahan peledak tersebut dilaksanakan di area terbuka yang jauh dari pemukiman, tepatnya di lokasi pembuangan sampah Pangkalan Udara (Lanud) Silas Papare, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu (27/6/2026).

Kasie Humas Polres Jayapura, AKP Priyono, menerangkan bahwa pemilihan lokasi pemusnahan telah melalui pertimbangan keamanan yang amat ketat guna menghindari dampak getaran maupun serpihan terhadap fasilitas sekitar.

“Pemusnahan dua granat tersebut berlangsung lancar di area Lanud Silas Papare. Proses penanganan dilaksanakan secara profesional dan sesuai bersama standar operasional prosedur (SOP) penanganan bahan peledak,” ujar AKP Priyono dalam keterangan resminya, Minggu (28/6).

Berdasarkan pemeriksaan teknis oleh personel penjinak bom (Expertise), kedua granat tersebut berada dalam status amat berbahaya. Penimbunan dalam tanah selama puluhan tahun telah menyebabkan korosi berat pada untukan mekanisme pengaman.

“Kedua granat tersebut telah tidak memiliki sistem pengaman yang utuh. Oleh lantaran itu, tim menyimpulkan benda tersebut amat berisiko apabila dipindahkan ke lokasi yang jauh atau disimpan dalam waktu lama. Tindakan disposal di tempat merupakan solusi teramat aman,” tambah Priyono.

Dia menerangkan bersama demikian tim Jibom memutuskan demi menjalankan pemusnahan langsung di lokasi penemuan guna menghindari potensi ledakan yang dapat membahayakan personel maupun masyarakat sekitar.

“Sekitar pukul 16.30 WIT, proses disposal sukses dilaksanakan bersama aman dan terkendali. Setelah itu, tim melanjutkan pembersihan area demi mengonfirmasi lokasi benar-benar aman dari sisa material bahan peledak,” katanya lagi.

Dia mengimbuhkan dari hasil identifikasi granat yang dimusnahkan merupakan granat jenis nanas tipe 97 yang diduga merupakan peninggalan Perang Dunia II bersama berat sekitar satu kilogram, berdiameter kurang makin lima sentimeter dan panjang sekitar sepuluh sentimeter.

Dia menyebutkan kedua granat tersebut pertama kali ditemukan oleh dua anggota Yonko 481 Kopasgat saat membuang sampah di area pembuangan sampah Lanud Silas Papare.

“Menyadari benda tersebut diduga merupakan bahan peledak, keduanya dalam waktu dekat menginformasikan kepada pihak berwenang berakibat dapat dalam waktu dekat ditangani oleh Tim Jibom,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat sekitar agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun berupaya membuka benda yang dicurigai sebagai bahan peledak atau peninggalan perang.

“Apabila menemukan benda serupa, masyarakat sekitar diminta dalam waktu dekat menginformasikannya kepada pihak Kepihak kepolisianan atau aparat TNI agar penanganan dapat dilakukan oleh personel yang memiliki keahlian khusus,” katanya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *