Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

admin
By
admin
5 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara akan mengevaluasi perombakan ratusan aparatur negara Keaparatur negara kementerianan Keuangan (Kemenkeu) yang dilakukan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pekan lalu, semasih belum jabatannya dicopot oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin pada hari semasih belumnya.

Diketahui Purbaya sempat merombak jajaran aparatur negara di lingkungan Keaparatur negara kementerianan Keuangan (Kemenkeu), mengawali dari Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga aparatur negara pada Unit Organisasi non-Eselon.

Pelantikan tersebut digelar pada Kamis (10/9/2026), bersama aparatur negara yang dilantik berasal dari eselon II, III, dan IV. Khusus demi eselon III, terdapat sekitar 350 aparatur negara yang dilantik.

“Kita mendiskusikan ya, menyaksikan proses maupun yang sedang terjadi, yang telah terjadi, proses maupun aktivitas dari yang telah terjadi,” kata Menkeu Suahasil di Istana Kekepala negaraan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Suahasil menyebut, pihaknya pada saat ini masih menunggu usulan dari seluruh aparatur negara Eselon I Kemenkeu, dalam hal ini para Direktur Jenderal (Dirjen). Menurutnya, penunjukkan aparatur negara Kemenkeu sewajibnya ada prosedur yang mesti dilakukan oleh seluruh unit.   

“Karena kan yang namanya penunjukan aparatur negara itu ada jenjang-jenjangnya dan lalu juga dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh unit lantaran terkadang kita memerlukan struktur aparatur negara yang sifatnya itu lintas unit eselon satu, lantaran itu memperkuat sinergi, memperkuat koordinasi,” paparnya.

Suahasil juga mengonfirmasi bila evaluasi terkait ratusan aparatur negara Kemenkeu dapat menciptakan sinergi terjadi bersama baik.  Terkait pembatalan status baru, ia masih belum dapat menegaskan keputusan tersebut.

“Kita nanti menyaksikan dulu ya, apa yang telah dilakukan pada hari semasih belumnya lantaran kan bila bagaikan pelantikan itu ada juga pelantikan yang hybrid. Nah, ada yang waktu itu datang berakibat ini nanti jadi kombinasi yang keseluruhan,” jelas Suahasil.

Sementara itu Direktur Jenderal Pajak Keaparatur negara kementerianan Keuangan, Bimo Wijayanto mengakui bila dirinya mengimbau perombakan ratusan aparatur negara Kemenkeu era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dibatalkan.

Dirjen Pajak menyebut bila rotasi pegawai Kemenkeu justru merupakan usulannya. Namun dalam pelaksanaannya, ada sejumlah nama-nama yang tidak mengikuti prosedur yang berlaku.

“Itu kan usulan kita, rotasi. Cuman memang ada sejumlah yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management,” katanya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (16/9/2026).

Dari sana, Bimo bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama mengimbau ke Menkeu baru Suahasil Nazara agar pelantikan ratusan aparatur negara Kemenkeu yang dilakukan Purbaya dibatalkan.

Ia beralasan bila perombakan aparatur negara Kemenkeu tersebut akan berdampak buruk untuk pegawai lain yang telah mengikuti prosedur yang berlaku.

“Kemudian itu yang menciptakan saya dan Dirjen Bea Cukai mengimbau demi ditunda dahulu, dibatalkan. Karena sinyalnya enggak bagus untuk pasukan yang lain. Yang ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management,” papar dia.

Bimo juga menyebut bila Suahasil berkomitmen demi melaksanakan manajemen organisasi dan reformasi birokrasi Kemenkeu bersama benar.

“Iya, Pak Suahasil menegaskan komitmennya demi melaksanakan talent management, melaksanakan birokrasi reform bersama sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bimo juga mengonfirmasi status pegawai yang telah dilantik Purbaya pekan lalu akan dibatalkan apabila tidak memenuhi syarat. Sedangkan yang telah mengikuti alur prosedur akan tetap mengisi jabatan tersebut.

“Enggak dikaji lagi, yang enggak memenuhi syarat tadi, dibatalkan, yang lain-lain tetap. (Jadi balik ke posisi awalnya gitu Pak?) Oh iya,” jelas Bimo.

Di sisi lain Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bila perombakan ratusan aparatur negara di Keaparatur negara kementerianan Keuangan menjadi salah satu alasan dirinya dicopot dari jabatan Menkeu.

Saat ditanya apakah pelantikan aparatur negara baru Kemenkeu menjadi faktor Purbaya dipecat, ia tak menampik bila itu menjadi salah faktor.

“Seuntukan ada. Seuntukan iya,” katanya usai ditemui dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menkeu RI ke Suahasil Nazara di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Terkait nasib aparatur negara Kemenkeu yang baru dilantik, Purbaya menyebutkan bila status mereka tergantung keputusan Menkeu baru, dalam hal ini Suahasil Nazara.

Pasalnya, Surat Keputusan (SK) pelantikan telah diteken Purbaya. Namun ia mengakui bila itu dapat diubah lagi oleh Menkeu baru.

“Harusnya berlaku, tapi kan masih dapat diubah lagi. Ya suka-suka aparatur negara kementerian lah,” jelas Purbaya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *