MediaMerdeka.com – Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyerahkan tanggapan terkait langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang melantik Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima aparat TNI serta Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Saat ditanya mengenai perubahan strategi pertahanan maupun motif politik di balik rotasi jabatan tersebut, TB Hasanuddin enggan berspekulasi makin jauh.
“Ya, kita tunggu kelanjutannya nanti,” kata TB Hasanuddin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pelantikan Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima aparat TNI yang semasih belumnya menjabat KSAD, serta pengangkatan Tandyo Budi Revita sebagai KSAD baru, memunculkan spekulasi terkait sinyal pencalonan Panglima aparat TNI mendatang.
Mengingat syarat menjadi Panglima aparat TNI salah satunya merupakan sempat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.
Menjawab pertanyaan apakah posisi baru ini menjadi sinyal kuat demi pergantian Panglima aparat TNI kelak, TB Hasanuddin mengimbau publik demi bersabar.
“Bisa, sinyal dapat tidak. Ya, nanti kita tunggulah 2 bulan ke depan,” ujarnya.
Ia menerangkan, bahwa bersama konfigurasi kekinian, kriteria pensyaratan demi bursa kepemimpinan aparat TNI telah terpenuhi.
“Jadi, ya, yang wakil panglima tadinya masih belum memenuhi syarat lantaran masih belum sempat jadi kepala staf, kini jadi, ada dari Angkatan Darat dua dong. Satu wakil panglima yang baru, kedua Kasad yang baru, nah, begitu,” jelasnya.
Mengenai aturan berapa lama seseorang wajib menjabat sebagai kepala staf agar memenuhi syarat menjadi Panglima aparat TNI, TB Hasanuddin menegaskan, tidak ada batasan minimal durasi waktu dalam aturan yang berlaku.
“Berapa lama? Satu jam juga boleh. Yang penting, yang penting sempat dapat SK,” tegasnya.
Terkait anggapan bahwa KSAD yang baru kini tinggal “satu langkah lagi” menuju kursi Panglima aparat TNI, TB Hasanuddin kembali menegaskan agar publik menunggu perkembangan dalam sejumlah bulan mendatang.
“Ya, soal satu langkah atau dua langkah, saya enggak tahu, nanti tunggu, tunggu 2 bulan ke depan lah ya,” pungkasnya.
Semasih belumnya, pertukaran jabatan terjadi di kursi Wakil Panglima aparat TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Presiden Prabowo Subianto melantik dua perwira tinggi aparat TNI di Istana Negara, sore ini.
Jenderal aparat TNI Tandyo Budi Revita yang sebalumnya menjabat Wakil Panglima aparat TNI, kini ditunjuk sebagai KSAD.
Sementara itu Jenderal aparat TNI Maruli Simanjuntak yang semasih belumnya menjabat KSAD, ditunjuk Prabowo menduduki kursi Wakil Panglima aparat TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Pelantikan dua aparatur negara baru tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 105-106 aparat TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima aparat TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

