Kolaborasi Perluas Akses Air Bersih di Kawasi, Dukung Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah 3T

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Akses air bersih masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), padahal ketersediaannya amat menentukan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Karena itu, pihak pemerintah menjadikan penyediaan air bersih dan sanitasi sebagai prioritas pembangunan nasional, sejalan bersama upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian sumber daya alam.

Pemerintah menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi wajib berjalan beriringan bersama pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekitar dan perlindungan lingkungan.

Prinsip ini juga terlihat di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang berkembang sebagai kawasan industri strategis nasional.

Di tengah pesatnya aktivitas ekonomi, pemenuhan akses air bersih tetap menjadi perhatian utama berakibat membutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, pihak pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar agar pembangunan berjalan berkelanjutan.

Sebagai untukan dari komitmen demi mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar di sekitar wilayah operasional, Harita Nickel turut berkontribusi melalui pembangunan fasilitas pengolahan air bersih di Desa Kawasi.

Program ini dikembangkan bersama pihak pemerintah daerah demi memperkuat sistem penyediaan air baku sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Fasilitas ini memakai teknologi reverse osmosis (RO) dan dilengkapi sistem filtrasi otomatis serta ozonisasi demi menolong meningkatkan kualitas air semasih belum didistribusikan kepada masyarakat sekitar.

Dengan kapasitas penampungan air baku sekitar 40 meter kubik per hari dan debit distribusi mencapai 25 meter kubik per jam. Pembangunan masih berlangsung bersama target siap beroperasi paruh 2026.

Direktur HSE Harita Nickel, Tonny Gultom, menerangkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi demi menjawab kebutuhan masyarakat sekitar sekaligus menjaga sumber air di Kawasi.

“Pembangunan fasilitas pengolahan air bersih ini merupakan untukan dari upaya kami bersama pihak pemerintah daerah demi mendukung kebutuhan air masyarakat sekitar di Kawasi, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber air yang ada di wilayah tersebut. Saat ini progres pembangunan masih berjalan dan telah memasuki tahap pekerjaan fisik termasuk instalasi tangki dan sistem pendukung lainnya,” papar Tonny Gultom.

Menurutnya, fasilitas pengolahan air bersih dari Harita Nickel dirancang bersama teknologi yang dapat menolong mengonfirmasi kualitas air yang aman dan layak digunakan oleh masyarakat sekitar. Teknologi reverse osmosis (RO) dan ozonisasi demi mengonfirmasi kualitas air yang optimal.

“Teknologi reverse osmosis berperan sebagai inti pemurnian, menghasilkan air yang makin murni dibanding metode konvensional. Proses ini lalu didukung oleh sistem filtrasi demi menangkap partikel tersisa, serta ozonisasi sebagai tahap akhir yang efektif membunuh mikroorganisme,” ujar Tonny.

“Dengan kombinasi ketiga teknologi tersebut, fasilitas ini tidak cuma menjamin keamanan air dari sisi mikrobiologis dan kimiawi, namun juga menjaga konsistensi kualitasnya secara berkelanjutan. Dari sisi kapasitas, fasilitas ini dirancang demi mendukung kebutuhan air masyarakat sekitar dalam jangka panjang, menjadi solusi penyediaan air bersih yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” imbuhnya.

Tonny mengimbuhkan bahwa kapasitas fasilitas telah disesuaikan demi memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar Kawasi yang terus meningkat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *