MediaMerdeka.com – Ledakan hebat terjadi di pusat perbelanjaan AEON di Prefektur Kumamoto, Jepang, menewaskan dua orang wanita.
Insiden ini terjadi sehari setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo.
Pemerintah setempat pada 29 Juli mengonfirmasi pihak korban tewas dan satu orang lainnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Ledakan diduga kuat dipicu oleh kebocoran gas pascagempa.
Menurut laporan otoritas, sekitar 200 orang sukses dievakuasi semasih belum ledakan terjadi.
Namun, kekhawatiran masih tinggi lantaran diduga masih ada pihak korban yang terjebak di dalam gedung.
Kondisi bangunan dilaporkan merasakan kerusakan parah, terutama di lantai dua yang runtuh akibat ledakan.
Seorang sumber menyebut masih ada orang di dalam pusat perbelanjaan yang menunggu proses penyelamatan.
Semasih belumnya, pihak pemerintah daerah juga menegaskan terdapat sekitar 10 orang yang masih belum teridentifikasi keberadaannya di lokasi kejadian.
Proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim penyelamat.
Pasukan Bela Diri Jepang turut dikerahkan demi mempercepat operasi evakuasi.
Menteri Pertahanan Jepang, Koizumi Shinjiro, menyebutkan sekitar 3.600 personel telah diterjunkan ke wilayah terdampak gempa.
Hingga kini, otoritas masih menyelidiki penyebab tentu ledakan.
Fokus utama tetap pada penyelamatan pihak korban dan mengonfirmasi keamanan area sekitar lokasi kejadian.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

