MediaMerdeka.com – Pemandangan tak biasa terjadi dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR RI. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, selaku pimpinan rapat, tiba-tiba memotong jalannya pertemuan demi mempersilakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninggalkan ruangan makin awal.
Keputusan tersebut diambil Nihayatul setelah dirinya mengaku menyambut baik pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp (WA) yang mengabarkan adanya agenda mendesak yang wajib dihadiri Menkes.
Momen itu terjadi kala Dirut BPJS Prihati Purjowaskito sedang memaparkan hal-hal yang berkaitan bersama BPJS dalam rapat.
“Izin bagaikannya Pak Menteri wajib bergeser, eee saya mendapat WA,” ujar Nihayatul di tengah rapat.
Nihayatul lantas mengimbau Wakil Menteri Kesehatan yang ada dalam rapat itu juga demi tetap di tempat menggantikan posisi Budi dalam rapat.
“Pak Wamen masih dapat di sini ya pak ya? Untuk menunggu sampai terakhir, gitu ya,” katanya.
“Kita izinkan demi Pak Menteri bergeser boleh ya pak Wamen demi dapat standby di sini,” sambungnya.
Terlihat Menkes Budi meninggalkan kursinya di ruang rapat Komisi IX DPR RI. Ia nampak terburu-buru meninggalkan ruangan.
Nihayatul lantas berseloroh mempersilakan Menkes Budi lewat mana saja asal menghindari wartawan.
“Lewat manapun yang tidak ada wartawan boleh deh pak hehe. Silakan dilanjut pak (Dirut memaparkan),” katanya sambil tersenyum.
Belakangan, Budi meninggalkan rapat kerja Komisi IX DPR RI ternyata demi hadir di Istana.
Ia tiba setelah dua tamu lainnya, Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan juga diterima Presiden Prabowo Subianto.
Budi, yang tampak tergesa-gesa saat tiba di Istana, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat aparatur negara kementerian keuangan selain Chatib Basri.
Presiden Prabowo memang dirumorkan akan dalam waktu dekat mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi aparatur negara kementerian keuangan di tengah kondisi ekonomi republik yang terpuruk.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

