Meski Bisa Tentukan Harga Ekspor, DSI Diklaim Tak Akan Ambil Untung Berlebihan

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengelak PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI ambil untung dalam pengelolaan ekspor komoditas.

Menurutnya, pada tahap pertama margin yang didapat DSI dari pengelolaan ekspor komoditas ini demi pelayanan dan pemantauan ekspor agar sesuai bersama kaidah-kaidahnya.

Adapun, beroperasinya DSI sebagai perantara ekspor ini tertuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis. Terdapat tiga komoditas yang dikelola ekspornya, kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi.

“Tentu yang pertama kita tidak barangkali menjalankan itu dan yang dimasukkan bersama margin demi tahap pertama ini demi layanan yang kita berikan, cuma layanan. Contohnya misalkan demi mengonfirmasi bahwa itu benar tentu ada inspeksi misalkan,” ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dony yang juga Kepala BP BUMN ini menuturkan, DSI bukan calo yang mengambil margin bersama suka-suka dalam pengelolan ekspor komoditas.

“Jadi harganya itu bukan margin, lalu kita seolah-olah jadi calo ngambil margin itu bukan demikian. Tetapi setiap layanan yang diberikan, bila nggak ada layanannya maksudnya orang diambil marginnya? Ya nggak begitu, dan tentu bukan demikian,” ucapnya.

Dony melanjutkan, fungsi DSI bukan mencari keuntungan dari pengelolaan ekspor komoditas, namun bagaimana ekspor tiga komoditas itu dijual bersama harga yang seluruh.

“Jadi kita tentu-tentu tidak mau menjalankan kesalahan yang sama. Toh tujuan kita sebetulnya merupakan bagaimana komoditas kita dapat diekspor bersama sejumlah maksimal bersama harga yang baik,” bebernya.

Dony kembali menegaskan bahwa DSI juga tidak akan menaikkan harga bersama semaunya. Akan namun, mengonfirmasi harganya sesuai bersama harga pasar.

“Yang diharapkan itu memperoleh tambahan pendapatan buat negara kita. Jadi tidak sempat terpikirkan kita tiba-tiba menjadi calo harga 5, lalu kita tambahin 5 lagi kita jual 10, lantaran nggak laku dong, kini telah ada acuan harga internasionalnya kan. Itu cuma terhadap servis yang di-provide oleh DSI,” katanya.

DSI Bisa Atur Harga

SI berhak demi menentukan harga jual komoditas strategis ke pasar global. Setidaknya, ada tiga komoditas yang harganya akan ditentukan, CPO, batu bara, dan ferroy alloy.

Fungsi DSI ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis.

Dalam beleid yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026 itu ditegaskan bahwa komoditas SDA strategis cuma dapat diekspor oleh BUMN yang mendapat penugasan khusus dari pihak pemerintah.

“Dalam pelaksanaan Ekspor Komoditas SDA Strategis oleh BUMN Ekspor sebagaimana dimaksud pada ayat (1), harga jual Komoditas SDA Strategis ditentukan oleh BUMN Ekspor,” demikian bunyi Pasal 3 ayat (2).

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *