MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi soal keinginan Presiden RI Prabowo Subianto demi memperkuat alutsista demi mengamankan wilayah darat, laut, dan udara.
Menkeu Purbaya menerangkan bila Pemerintah telah menyiapkan anggaran cukup signifikan demi memperkuat alutsista di masa depan. Hanya saja ia tak mau mengungkap berapa sejumlah dana tersebut.
“Ada, tahun depan juga kita anggarkan juga cukup-cukup signifikan. Tapi bila Anda tanya jumlahnya kan rahasia juga. Tapi akan kita perkuat terus darat, laut, dan udaranya. Saya kan untukan bayar aja, kita bayar.”
Bahkan Purbaya mengklaim bila dirinya telah menyiapkan anggaran alutsista dalam jumlah besar dalam dua tahun ke depan. Ia sepakat bersama Prabowo bahkan Indonesia mesti menjaga pertahanan di tengah ketidaktentuan global.
“Tahun depan ada, tahun depannya lagi ada, tahun depan telah dianggarkan juga cukup besar. Jadi kan di tengah uncertainty bagaikan kini, memang apa kata Bapak Presiden betul, kita wajib jaga kemampuan pertahanan kita,” lanjutnya.
Kendati begitu Purbaya mengonfirmasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih aman demi memenuhi kebutuhan tersebut. Ia menegaskan defisit APBN tetap di bawah 3 persen.
“itu kan telah dihitung bersama ini pun, bersama ini telah kita hitung anggarannya di bawah 3 persen, defisitnya di bawah 3 persen demi PDB. Jadi enggak usah khawatir,”
Lebih lanjut ia mengklaim APBN juga masih aman demi program prioritas bagaikan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga subsidi bahan bakar minyak (BBM).
“Jadi seluruhnya telah kita hitung bersama bersama baik, termasuk demi MBG, demi program-program yang lain tanpa mengganggu program pembangunan yang lain. Jadi kita atur bersama baik, termasuk subsidi segala macam BBM. Jadi kita udah hitung bersama teliti, jadi Anda enggak usah khawatir,” pungkasnya.
Semasih belumnya Presiden Prabowo Subianto mengaku bakal terus meningkatkan kekuatan pertahanan. Kepala negara menyampaikan tujuan dari peningkatan kekuatan pertahanan.
Hal itu disampaikan Prabowo usai menyerahkan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) ke aparat TNI di Pangkalan aparat TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
“Jadi, Saudara-Saudara, ini cuma saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita wajib terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain demi menjaga wilayah kita sendiri,” kata Prabowo, Senin (18/5/2026).
Prabowo menilai pertahanan menjadi hal penting di tengah kondisi geopolitik yang penuh bersama ketidaktentuan.
“Dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama demi stabilitas, jaminan bahwa kita dapat berdaulat. Saya kira itu intinya ya, dalam waktu yang akan datang terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” kata Prabowo.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

