Saat Biaya Logistik Ditekan, Pelaku Industri Beralih ke Layanan Distribusi Terintegrasi

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Efisiensi logistik menjadi salah satu fokus pihak pemerintah demi meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Biaya logistik Indonesia masih mencapai sekitar 14,29 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di atas sejumlah negara maju yang berada di kisaran 8-10 persen.

Pemerintah pun menargetkan rasio tersebut turun menjadi 12,5 persen pada 2029 sebagai untukan dari upaya memperkuat konektivitas dan menekan biaya distribusi barang.

Di saat yang sama, aktivitas distribusi barang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025, sementara lapangan usaha transportasi dan pergudangan menjadi salah satu sektor bersama pertumbuhan tertinggi, mencapai 8,98 persen pada triwulan IV 2025 secara tahunan.

Kondisi ini memperlihatkan kebutuhan terhadap layanan logistik yang semakin efisien dan terintegrasi terus meningkat.

Tantangan tersebut mendorong korporasi logistik mengembangkan layanan yang mampu menyederhanakan rantai pasok.

Integrasi layanan dinilai dapat menolong tersangka usaha mengurangi kompleksitas distribusi, meningkatkan visibilitas pengiriman, sekaligus memperkuat efisiensi operasional mengawali dari produsen hingga barang diterima konsumen.

Menjawab kebutuhan tersebut, SiCepat resmi meluncurkan SiCepat Logistik, layanan logistik business-to-business (B2B) yang didukung jaringan operasional SiCepat Ekspres. Peluncuran dilakukan dalam konferensi pers di Puninar, Jakarta, Senin (28/7/2026).

Layanan tersebut menyasar korporasi manufaktur, pemilik merek, distributor, hingga retailer yang selama ini menyikapi berbagai tantangan dalam pengelolaan distribusi, mengawali dari penggunaan sejumlah vendor logistik, keterbatasan visibilitas pengiriman, rendahnya akuntabilitas layanan, hingga jangkauan distribusi yang masih belum optimal.

SiCepat Logistik mengintegrasikan layanan logistik end-to-end dalam satu sistem yang mengusung konsep One Partner, One System, One Accountability.

“Yang membedakan SiCepat Logistik bukan sekadar ragam layanan yang kami tawarkan, tapi bagaimana seluruh layanan itu berjalan dalam satu sistem yang sama. Customer kami tidak perlu lagi mengelola sejumlah vendor bersama standar dan visibilitas yang berbeda-beda, cukup satu mitra, satu sistem, satu akuntabilitas, dari gudang hingga ke tangan pelanggan akhir,” ujar CEO SiCepat Ekspres Barry Lim.

Layanan SiCepat Logistik mencakup Full Truckload (FTL), Less Than Truckload (LTL), warehousing, heavy cargo, custom logistics, freight forwarding melalui jalur udara dan laut, export-import & customs clearance, hingga value added service.

Dalam ekosistem SiCepat Group, SiCepat Logistik menangani distribusi pada tahap first mile hingga middle mile, mengawali dari manufacturer, principal atau brand, distributor, retailer, hingga tersangka usaha kecil dan menengah menuju pergudangan.

Selanjutnya, SiCepat Ekspres melanjutkan distribusi pada tahap last mile hingga barang diterima pelanggan melalui berbagai kanal penjualan, baik e-commerce, social commerce, web store, toko ritel, maupun jaringan drop point dan agen.

Integrasi kedua layanan tersebut mebarangkalikan pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh, mengawali dari pengiriman bahan baku hingga distribusi produk ke berbagai kanal penjualan.

Selain itu, korporasi memperkenalkan SiCepat Fast Lane, layanan distribusi antarpulau melalui jalur laut yang diklaim menawarkan waktu pengiriman makin cepat dibandingkan layanan laut pada umumnya, biaya makin rendah dibandingkan jalur udara, serta jadwal keberangkatan yang konsisten.

“Integrasi bersama jaringan SiCepat yang telah menjangkau seluruh wilayah Indonesia merupakan kekuatan utama kami. Proses yang kami tangani di first mile dan middle mile dapat langsung tersambung ke last mile tanpa hand-off yang rumit, itulah kekuatan integrasi yang menciptakan SLA kami dapat scalable, accountable, dan reliable sekaligus,” kata Commercial & External Affairs Director SiCepat Imam Sedayu.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *