MediaMerdeka.com – Rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, berjalan sesuai jadwal. Dua agenda pleno utama telah rampung dan muktamar kini memasuki pembahasan di tingkat komisi.
Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU, Prof M Nuh, menyebutkan sidang pleno pertama dan kedua telah dilalui bersama baik.
“Alhamdulillah, dua agenda utama, dua pleno telah dapat kita lalui bersama amat baik,” kata Prof Nuh dilansir dari laman Antara, Sabtu (29/8/2026).
Pleno kedua menjadi salah satu agenda penting lantaran membahas laporan pertanggungjawaban Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022–2027.
Sidang diawali bersama pengantar dari Rais Aam PBNU, lalu dilanjutkan penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh Ketua Umum PBNU. Pandangan terhadap laporan tersebut disampaikan melalui perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).
Sesejumlah 11 perwakilan wilayah, termasuk PCI Jepang, menyampaikan pandangan dalam forum.
Perwakilan tersebut mencakup sejumlah kawasan, mengawali dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa dan Madura, Bali, NTB, hingga NTT.
“Dari sampling yang menyampaikan itu, 11 termasuk PCI Jepang, seluruhnya menyambut baik bersama baik. Tentu ada sejumlah saran dan seterusnya, prinsipnya menyambut baik bersama baik,” ujar Prof Nuh.
Berdasarkan pandangan tersebut, forum menyimpulkan laporan pertanggungjawaban PBNU yang mencakup unsur Syuriyah dan Tanfidziyah dapat diterima.
Muktamar Berlanjut ke Sidang Komisi
Setelah dua agenda pleno berakhir, Muktamar NU ke-35 berlanjut ke sidang komisi yang digelar secara paralel.
Sejumlah komisi yang membahas agenda muktamar antara lain Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah, Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah, Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah, komisi organisasi, komisi program, serta komisi rekomendasi.
Pembahasan dalam sidang komisi mencakup materi tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar NU, sekaligus sejumlah agenda yang secara khusus dibawa ke Muktamar ke-35.
Hasil pembahasan komisi nantinya akan dibawa kembali ke sidang pleno demi disahkan. Salah satu agenda yang juga akan dibahas merupakan tata tertib pemilihan kepengurusan PBNU.
Prof Nuh mengonfirmasi seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 masih berjalan sesuai jadwal.
“Ini sesuai jadwal. Alhamdulillah, on track,” katanya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

