Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman membantah isu adanya surat kepala negara (surpres) soal penggantian Kepala Kepihak kepolisianan Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Tidak benar ada surat kepala negara soal penggantian Kapolri,” kata Habiburokhman dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

Legislator bidang penegakan hukum tersebut mengimbau masyarakat sekitar demi tidak terpengaruh bersama isu-isu yang tidak benar dan tidak memiliki dasar yang jelas.

Senada bersama itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni juga menyebutkan tidak ada surpres ihwal penggantian Kapolri. Dia mengaku tidak mengetahui wujud surpres tersebut.

“Kami tidak ada, sama sekali masih belum ada,” ucap Sahroni saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa.

Terlepas dari itu, Sahroni menyebutkan Jenderal Sigit memiliki kinerja baik sebagai Kapolri selama lima tahun terakhir.

Karenanya, dia menilai, masih belum ada urgensi demi mengganti pucuk pimpinan di tubuh kepihak kepolisianan tersebut.

“Dia kan bekerja luar biasa, walaupun ada kurangnya, wajarlah. Saya yakin Presiden mempertahankan Pak Sigit lantaran kinerjanya cukup baik,” kata Sahroni.

Respons Anak Buah Prabowo

Diberitakan semasih belumnya, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS), Aris Marsudiyanto merespons isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini santer.

Tidak menjawab lugas saat ditanya mengenai Surat Presiden (Surpres) pergantian Kapolri yang dikirim ke DPR, Aris cuma menegaskan perihal waktu.

“Alah, tunggu tanggal waktunya,” kata Aris kepada wartawan di kompleks Istana Kekepala negaraan Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Aris kembali menyerahkan jawaban serupa saat ditanya ketentuan informasi mengenai Surpres pergantian Kapolri yang dikirimkan ke DPR. Ia cuma bicara mengenai seluruh jabatan bersifat sementara.

Tetapi, mengenai pergantian Kapolri, Aris menegaskan hal itu merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

“Jabatan di dunia tentu akan diganti, tidak ada yang tidak diganti, kan begitu, tinggal waktunya tergantung Pak Presiden,” kata kata Aris.

Aris cuma mengimbau awak media menunggu saat ditanya kembali soal Surpres pergantian Kapolri apakah telah dikirim ke DPR.

“Tunggu aja,” kata Aris.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *