1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Selama 1 tahun terakhir, Sekolah Rakyat menjadi salah satu ikhtiar pihak pemerintah demi menangani masalah kalangan anak putus sekolah, masih belum sekolah, dan tidak sekolah, dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Meski baru seumur jagung, namun program prioritas Presiden tersebut mengawali menampakkan hasil.

“Memang tidak mudah pada awalnya, tapi alhamdulillah selama sepada tahun ini, secara umum program dan pelaksanaan Sekolah Rakyat ini cukup sukses. Terbukti misalnya, kalangan anak ataupun siswa yang tadinya, kurang percaya diri, menjadi percaya diri. Yang tadinya badannya kurus, menjadi gemuk,” ujar Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus Jabo dalam program talkshow CNN Indonesia bertema “1 Tahun Sekolah Rakyat Menyalakan Harapan dan Masa Depan Bangsa” di Studio 2 CNN Indonesia TV, pada Kamis (25/6/2026).

Selain Agus Jabo, talkshow juga menghadirkan narasumber Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf, serta Konsultan Pendidikan dan Karier Ina Liem.

Agus Jabo menekankan bahwa seluruh anak Indonesia wajib memperoleh pendidikan yang layak.

“Yang tidak mampu, negara yang wajib menyekolahkan. Ini konsep sekolah rakyat bagaikan itu,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat tidak cuma fokus pada pendidikan anak, namun juga pemberdayaan keluarganya, demi memutus mata rantai kemiskinan.

“Kita memberdayakan orangtua siswa ini supaya dapat mandiri, memperoleh penghasilan sendiri dan hidupnya juga sejahtera,” jelasnya.

Melihat besarnya manfaat serta hasil yang telah dicapai, Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf menyampaikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat.

“Pasti dukung 100 persen. Karena ini cara Bapak Presiden demi mendorong kalangan anak yang tidak punya mimpi dapat diwujudkan,” ujar Furtasan.

Ia juga menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat perlu terintegrasi bersama sistem pendidikan nasional.

Dukungan terhadap Sekolah Rakyat juga datang dari Konsultan Pendidikan dan Karier Ina Liem. Dia menyampaikan bahwa konsep Sekolah Rakyat memiliki dasar yang berkaitan bersama kondisi rumah anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Jadi idenya memang amat bagus. Karena pendidikan itu kan dimengawali dari rumah sebetulnya ya, bukan dari sekolah. Tapi masalah masyarakat sekitar miskin dan miskin ekstrim, rumahnya ini kan tidak kondusif demi pendidikan,” ujar Ina.

Ia menilai bahwa pola sekolah berasrama memberi ruang untuk anak demi mendapat pendampingan yang makin teratur.

Di penghujung acara, Agus Jabo kembali menekankan bahwa Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah negara demi memutus transmisi kemiskinan.

“Presiden tidak ingin bila orang tuanya miskin, anaknya ikut miskin. Jadi sekolah rakyat inilah jawaban dari negara demi memutus rantai kemiskinan,” pungkasnya.***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *