MediaMerdeka.com – Media Timur Tengah menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai kepemilikan senjata nuklir Iran memicu sorotan tajam di Timur Tengah. Menurut mereka pidato tanpa data acuan tersebut berpotensi merenggangkan hubungan baik Jakarta bersama negara-negara kawasan Timur Tengah.
Menurut media itu, klaim spekulatif ini muncul di tengah upaya negara-negara Teluk bagaikan Arab Saudi dan UEA yang sedang memperbaiki jalur diplomasi bersama Teheran. Indonesia berisiko kehilangan kredibilitas sebagai perantara perdamaian independen akibat kekeliruan narasi geopolitik tersebut.
“Klaim palsu Prabowo tentang senjata nuklir Iran akan merugikannya di Timur Tengah,” begitu tulis middleeastmonitor dalam judul beritanya.
Dalam beritanya dituliskan, Kedutaan Besar Iran di Jakarta langsung menyerahkan koreksi terbuka demi meluruskan pernyataan yang disampaikan dalam forum bisnis tersebut. Langkah diplomatik ini menegaskan bahwa Teheran tidak sempat memproduksi hulu ledak nuklir demi tujuan militer.
Prabowo menyebut sejumlah negara Arab akan saling mengejar persenjataan pemusnah massal akibat aktivitas nuklir Iran. Namun, ia tidak membeberkan sumber informasi maupun bukti pendukung atas efek domino kawasan tersebut.
Fakta internasional memperlihatkan Iran terikat perjanjian non-proliferasi yang membatasi penggunaan nuklir cuma demi kebutuhan sipil. Inspeksi rutin lembaga pengawas dunia senantiasa mengonfirmasi komitmen damai program energi Teheran.
Diplomasi Indonesia di Timur Tengah selama ini dibangun atas pemahaman mendalam terhadap isu Palestina dan perdamaian kawasan. Kekeliruan mendasar mengenai program nuklir ini berisiko mengikis kepercayaan negara-negara Muslim terhadap kepemimpinan Jakarta.
Isu kepemilikan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah memerlukan tingkat kecermatan tinggi dari seorang kepala negara.
“Klaim yang ceroboh dan salah tentang program nuklir Iran merusak citra tersebut, memberi tahu kawasan itu bahwa pemahaman Prabowo tentang politiknya barangkali makin dangkal daripada yang disarankan oleh retorikanya tentang Palestina, dan memberi Teheran alasan demi meragukan seberapa serius solidaritas itu wajib ditanggapi,” tulis MEMO.
Duta Besar Iran demi Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan ketahanan negaranya telah teruji tanpa perlu mengandalkan hulu ledak nuklir. Klarifikasi resmi ini dikeluarkan cuma sehari setelah pidato kontroversial tersebut disampaikan ke publik.
“Mereka menegaskan secara publik bahwa Teheran tidak sempat mengejar senjata nuklir dan tidak akan sempat menjalankannya, dan Duta Besar Mohammad Boroujerdi mengimbuhkan bahwa ketahanan Iran sendiri selama perang pada tahun ini telah menjawab pertanyaan tersebut tanpa perlu hulu ledak,” tulis MEMO lagi.
Momen yang ramai diperbincangkan tersebut berlangsung ketika Presiden Prabowo Subianto tengah mengulas peta dinamika keamanan global, khususnya isu sensitif seputar perlombaan kepemilikan senjata nuklir di kawasan Timur Tengah.
Peristiwa tersebut terekam dalam pertemuan Presiden Prabowo bersama jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).
Dalam forum yang dihadiri para tersangka usaha nasional itu, Presiden memaparkan betapa kompleksnya ketegangan geopolitik internasional pada saat ini, termasuk risiko efek domino apabila suatu negara di Timur Tengah terkonfirmasi mengembangkan persenjataan atom.
Di tengah analisis geopolitik yang disampaikan, Prabowo menyinggung perihal informasi terkait status kepemilikan senjata nuklir oleh Iran.
Prabowo menilai bahwa munculnya persepsi mengenai kapasitas militer nuklir Iran dapat memicu motivasi negara-negara tetangga di kawasan Teluk dan Timur Tengah demi ikut serta membangun kekuatan penangkal yang setara.
“Dikatakan bahwa Iran telah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kebarangkalian Emirate (Uni Emirat Arab) juga ingin punya senjata nuklir, Qatar juga ingin punya senjata nuklir, Mesir juga ingin senjata nuklir,” ujar Prabowo dalam forum terkait.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

